Jumat, 29 Agustus 2025

TITIK TIGA

hutan ditebang
katanya bangsa ini butuh tambang
pajak dinaikan 
katanya demi kesejahteraan 

pendidikan dipermainkan
katanya guru adalah beban
agama diperjual-belikan 
katanya demi kemaslahatan
pedagang asongan dilarang berjualan
katanya mereka mencari keuntungan 

tikus-tikus berhamburan
katanya demi keadilan
anjing-anjing diturunkan
katanya demi keamanan

bukankah lebih baik dibubarkan? 
INI DEMI PERSATUAN!!!
bukankah lebih baik dibubarkan?
INI DEMI KEUTUHAN!! 

CAMKAN!! 


~Goestav. Emdiansyah

Minggu, 09 Juni 2024

Trauma

A : aku adalah anak kampung, datang jauh-jauh dari pelosok kota, berharap dapat menaikkan derajat orang tua, menimba ilmu untuk jaminan masa depan yang cemerlang, tapi nyatanyaa .... (Siluet menggambarkan dia dipandang sebelah mata)
 B : Dasarrr Kampungannn.... Mimpimu terlalu tinggi!!
C : ahhhh anak kampung bisa apaa kamu itu malu"in sajaa
G : bangunnn woeeee!! Bangunnn jangan kebanyakan tidur
A : yaa bukan segudang ilmu yang kudapatkan melainkan trauma mendalam yang aku rasakan
D : (berkaca) cermin ajaib, bisakah kau tunjukkan wanita tercantik disekolah ini, bukan kahh itu aku ??
(Suara berbisik) : kamu, kamu, kamu, kamu
(Berpikir sejenak diiringi suara cemoohan) Hahahah dasar beast, jelek banget kamu, dekil, jarang mandii, hidup lagi.... 
D : aaaaaaaaaaaaaaa.... Tapi jika itu aku, kenapaaa ?? Kenapaaa orang-orang tidak mengatakan itu, kenapa hanya kamu??? Kamu pembohong!! Kau hanya mengatakan itu karna kau hanya ingin menghiburku bukann ?? (Membanting kaca)
F : (menangis ) uhukkk uhukkk. tidakah kauu puasss menendangku memukulku mencemoohku, menjadikanku samsak sampai kau hampir membunuhku (batuk karena kesakitan) (siluet menggambarkan dia sedang dibully)
E : hahahahhahaaaaa.... Akulah penguasa disini, akulah yang akan jadi bosnya dann Kaliannn semua itu hanya menjadi pelayanku tidak usahh kalian coba menjadi sok kuat didepanku apalagi sampai berani melawanku. (Siluet menggambarkan dia membully orang)
D : (menutup wajah dengan kain sambil berkaca) untuk sekarang cermin ajaib! aku sudah bersolek dengan cantiknya, bisakah kau jawab siapakah wanita paling cantik di sekolah ini ? (Diam beberapa saat) Heyy cermin.... Jawab akuu (sedikit kesal) kenapa kau diam?!?? Cermin...!! 
F : (menangis sambil tertawa) uhukkkk ahahahahaa.... Pukul lagii akuu haha pukulll.... Biarkan aku mati dan aku tau kaliannn semua akan puas melihatt itu (siluett menggambarkan dia dibully dipukul ditendang dikroyok)
A : (ketakutan minder) mungkin benar kata mereka, aku hanyalah anak kampung yang kampungan, anak yang mimpinya hanya mimpi bukan untuk direalisasi, aaaaaaaaaaaaa a aa aku akuuuu... (Diiringi bisikan cemoohan)
E : cengenggg!!! Kaliannn semua cengenggg pantas jika aku hanya menyebut kalian pelayann... Hahahhahaaaaa.... (Tertawa bersama B, C, G) 
(Sound brubah menjadi menegangkan) 
E : ada apaa inii.... Perasaan apa inii... Apa yang terjadi??? (Merasa panik dan ketakutan)
H : heii.... Untuk apaa kaliann hidup !!?? Apa hanya untuk ditindas oleh orang-orang yang tujuan hidup dan mimpinya tidak jelass!! Tujuan hidup dan mimpi kalian lebih besar dibanding mereka!! Bangkitt!! Jangan berjalan sendiri!!! Bersatulah melawan penindasan!! 
E, B, C, G : s s si siapa kamu!!!
H : aku adalah secercah cahaya yang ada dalam diri mereka!! Aku adalah jati diri mereka, aku adalah aku, bukan pelayanmu bukan budakmu!! Dan aku tak sudi!! Mereka hancur karena ulah orang yang tak tau diri!!!
(Bayang-bayang yang menghantui mereka perlahan menghilang berubah menjadi sebuah perlawanan) 
 A, D, F : (mulai terbangun dan memandang satu sama lain lalu mengangguk) (melepas rantai kepiluan yang sudah mereka alami)
(Sound brubah menjadi senang)
B : darimana datangnya kepercayaan diri kalian!!! (Bayang-bayang yang menghantui A, D, dan F mulai menarik mereka kedalam lubang kehancuran)
E : Lepasskan akuu!!! Lepaskannn aaaaaaaaaa
A, D, F : (melihat siksaan balasan perlkuan yang mereka telah perbuat)
H : aku tau kalian bisa!! Dan kalian harus bisa! Mereka hanyalah orang lemahh yang kuat karena menindas orang.!!! Percayalah pada diri kalian! Rubah ketidak percaya dirian kalian menjadi sebuah langkah untuk menggapai cita-cita kalian!! Bersatulah demi mengungkapkan sebuah keadilan!! 

Terimakasih 

Jumat, 08 April 2022

Kosong Kata Mereka

Kosong...!! 
Kau mau mengharapkan apa? 
Tulisan ini kosong... 
Tidak usah kau harapkan puisi kali ini penuh makna, 
Kata penuh majas, 
Atau bahkan sindiran-sindiran keras.

Kosong...!!! 
Ini peringatan kedua 
Bukannya masih banyak yang lebih berguna, daripada membaca. 
Siaran disosial media sudah diringkas dan sesuai FAKta. 
KATANYA.... 

Sudah ku katakan bukan... 
Ini peringatan ketiga
rembulan tak seindah bintang
Mawar tak secantik wajahmu
Kopi memang tak sepahit rindu
PUAS??!!! 


DASAR KERAS KEPALA....!!! 

~Goestav emdiansyah~












Jumat, 24 Desember 2021

TERSERAH KAU SAJALAH!

Ahhh kawann... 
Dunia ini mulai membosankan
Manusia tak punya lagi banyak perbedaan
Manusia sekarang mungkin hanya ada dua macam
Yang mengalah dan yang tak mau mengalah 

Yang benar ya mengalah
Yang salah ya tak mau mengalah 
Tak ada lagi manusia yang memilih mengalah karna salah
Dan tak ada lagi manusia yang memilih tak mau mengalah karna benar

"Kau itu jangan sok pintar deh, dasar otak udang " Begitu mereka menyebutku
"Bukannya otak udang lebih baik daripada bangkai binatang " Balasku
"Terserah kau sajalah"Mereka malah Tertawa lantang melihat tingkahku yang sok pintar. 

Aku berpikir.... 
Ternyata majas tak berpengaruh bagi orang berjas
Ah tidak juga, bukanya orang biasa juga tak suka dengan majas
Bagaimana kalau sindiran keras ?
Percuma juga... 
Mungkin hati mereka sudah mulai  mengeras 

Aku masih berpikir keras 
Apa yang membuat dunia ini membosankan 
Apa ada hal yang aku lewatkan?
Atau mungkin aku yang ketinggalan zaman? 
Semua orang sudah sampai pada akhir zaman, sedangkan aku masih bertahan di pertengahan zaman
Atau...
aku yang memang otak udang?

Akh... TERSERAH KAU SAJALAH! 

~Goestav emdiansyah~





Jumat, 30 Juli 2021

halu

aku terbuai dengan parasmu,
dengan kelakuanmu yang selalu muncul dalam beranda media sosialku.
sampai-sampai kau membuatku rindu,
dan kau membuatku candu dengan semua kelakuanmu
aku tahu kau tak pernah memikirkanku
bahkan berpikir bahwa aku adalah belahan jiwamu
sereceh itukah perasaanku ?
hanya dengan melihat postingan diakun media sosialmu,
aku jatuh cinta kepadamu.

~Goestav. Emdiansyah~



Salah Pemerintah

Bangun siang, salah pemerintah
Tidur pagi, salah pemerintah 
Semua salah pemerintah
Ternyata salah yang merintah

Lowongan kerja sedikit, salah pemerintah
Pengangguran, salah pemerintah
Semua salah pemerintah
Pemerintah segala perintah

Unjuk rasa dimana-dimana,
Koruptor keluar masuk penjara,
Peraturan hanya terlihat sebelah mata, 
ITU JELAS SALAH PEMERINTAH!!! 

Rakyat jelata menjadi tempat asuransi jiwa bagi orang-orang kaya
Semaunya... 
Mereka yang berkuasa
SALAH SAPA LAGI? 
YA PEMERINTAH!! 

Mencintai insan, salah pemerintah
Patah hati, salah pemerintah
Semua salah pemerintah
Titik


~Goestav emdiansyah



Senin, 14 September 2020

Katanya Beda, ternyata sama



Aku begini
Kamu ikut begini,
Dia juga begini,
Akhirnya mereka juga ikut-ikut begini

Aku begitu
Kamu ikut begitu,
Dia juga begitu,
Akhirnya mereka juga ikut-ikut begitu

katanya beda,
Tapi ternyata sama.

Mereka saja begitu
Dia saja begitu
Kamu saja begitu
Masak aku begini

Mereka saja begini
Dia saja begini
Kamu saja begini
Masak aku begitu

Katanya beda, 
Tapi ternyata sama.

Jangan begitu, itu salah.
Yang bener itu begini.
Jangan begini, itu salah.
Yang bener itu begitu.

Masa bodoh!
Aku berbeda!


~Goestav. Emdiansyah


















Minggu, 02 Agustus 2020

Republik Janji

Kami adalah penjual janji
Realisasi silakan negosiasi
Persetan dengan kitab suci
materai hanyalah sebagai formalitas agar dapat dipercayai  

Jabatan yang tinggi
Kamu yang ingin kumiliki
Harta yang katanya hanya mimpi
Semua luluh dengan iming-iming janji

Kami adalah pegumbar janji
kami hanyalah mencari kepuasan diri
Dan untuk hati yang tersakiti
Siapa yang peduli ?!

~Goestav. Emdiansyah

Jumat, 31 Juli 2020

Semoga Hari ini

Aku berserah diri kepada malam yang sunyi
Dan tuhan yang maha membolak-balikkan hati
Semoga Engkau dapat mendengarkan keresahan yang telah mati karena kebisingan yang tak henti-henti

Aku berserah diri kepada datangnya mentari
Dan tuhan yang maha suci
Semoga segala kehadiran 
tak beresiko menyakiti hati

Aku berserah diri kepada panasnya mentari
Dan tuhan yang maha mengawasi
Semoga hati ini dapat memilih
Antara mencintai atau membenci

Aku berserah diri kepada hilangnya mentari
Dan Tuhan yang maha mengasihi
Semoga segala yang terjadi
dapat kurelakan pergi

~Goestav. Emdiansyah





Jumat, 03 Juli 2020

Asmaraloka #2

aku pernah memutuskan untuk berjalan sendiri
dan aku pernah memutuskan untuk membenci dan berhenti mencintai 
namun ketika aku semakin menumbuhkan rasa benci
semakin tumbuh juga benih-benih rasa yang telah mati

iya...
dua rasa itu sangat membingungkan...
yang mencinta akan membenci dan yang membenci akan mencinta
itu mungkin adalah sebuah slogan untuk dua perasaan yang memiliki banyak perbedaan

semakin kau rasa cinta, 
rasa takut akan kehilangan akan menumbuhkan sebuah kecemburuan    
semakin kau rasa benci, 
cemoohan akan menumbuhkan sebuah perhatian 

semakin hari aku semakin sadar
bahwa membenci dan mencintai adalah satu kesatuan
meski dua rasa itu sangat jelas memiliki perbedaan 
yang harus kau tahu bahwa kedua rasa itu memiliki rindu dan kenangan yang tak terlupakan 

~Goestav. Emdiansyah

Rabu, 01 Juli 2020

Asmaraloka #1

mencintai akan membuatmu memiliki banyak janji
mencintai juga mempunyai visi dan misi
sayangnya didalam mencintai kau tak akan berkoalisi
mencintai adalah sebuah definisi yang hanya bisa kau ciptakan sendiri

tak sedikit sebuah kisah yang dibangun dengan alur sama memiliki akhir yang sama 
ketika kau bangun alurnya dengan begitu indahnya, akhirnya akan menjadi duka 
sebaliknya ketika kau bangun alurnya dengan buruknya, akhirnya akan menjadi bahagia 
tak akan ada yang mengerti akhir dari sebuah kisah cinta 

~goestav emdiansyah 


Jumat, 05 Juni 2020

Antara Kopi, Cinta, dan Rindu




kopi itu cinta
dan cinta itu adalah rasa
didalam kopi ada candu 
didalam cinta ada rindu 

ketika secangkir kopi kuseduh  
aku semakin candu untuk mencintai dan merindukanmu
dan ketika kumulai mencumbu cangkir itu
aku merasakan kamu berada disisiku

ku halau nafsuku untuk menghabiskan seduhan kopi itu
karena aku ingin berlama-lama denganmu
mungkin terlihat halu
namun, itulah obat untuk membalas rindu karena lama tak bertemu

kopi, cinta, dan rindu
akan selalu mewakilkan sebuah perasaan tentang kamu
tentang cerita cinta yang selalu halu
dan tentang sebuah keresahan yang selalu membuatku candu

~Goestav. Emdiansyah



Senin, 01 Juni 2020

Luka


aku selalu menanamkan mawar pada setiap pandanganku padamu kasih 
tanpa aku sadar bahwa mawar memiliki duri yang siap untuk melukai. 
mungkinkah mawar yang kutanam juga melukaiku kasih?
atau mungkin aku yang terlena akan keindahan mawar ini ?

mawar yang kutanam mulai menunjukkan warnanya
merah merona bagai warna pipimu yang tersipu malu
merah bagai darah yang mengalir mengairi tangkai yang dipenuhi duri
dan aku masih tak merasakan luka, 
 
semakin hari yang kurasakan bahagia 
tanpa memikirkan luka 
hingga pada suatu saat luka itu ada
darah yang mengalir semakin terasa dan nyata 

aku mulai tak merasakan keindahanya 
semakin aku mencari keindahan itu semakin dalam duri itu menancapkan lukanya 
luka yang dulunya maya sekarang menjadi nyata 
air mata yang mengalir berubah menjadi aliran darah

siksaan dan tangisan kali ini bersatu padu untuk menghancurkan
menghancurkan pandanganku tentang keindahan 
penyesalan datang untuk menjadi klimaks dari kehancuran  
dan kesadaran datang untuk menjadikan sebuah pengalaman 

~Goestav. Emdiansyah